Delegasi PP KAMMI Bidang Hubungan Luar Negeri Nabyl Muyassar dan Ihsanul Amal, baru saja menghadiri International Leadership Summit 2025 yang diselenggarakan oleh International Islamic Federation of Student Organizations (IIFSO) di The Margala Hotel, Islamabad, Pakistan pada 21-22 Desember. Acara ini dihadiri oleh perwakilan organisasi pemuda dan pelajar dari 11 negara, termasuk Indonesia, Turki, Pakistan, Palestina, Sudan, yaman, Malaysia, Filipin, Ethiopia, Aljazair, dan Maroko.
Dalam kesempatan tersebut, Nabyl Muyassar mempresentasikan profil KAMMI dan mengajak peserta untuk berdoa bersama bagi saudara-saudara yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Acara ini juga menjadi platform bagi delegasi untuk membahas isu-isu global yang mempengaruhi umat Muslim.
Fokus pembahasan acara ini meliputi pembantaian di Gaza dan kesunyian kekuatan internasional, pertumpahan darah dan ketidakstabilan di Sudan, kebijakan anti-Muslim di India, kekejaman di Jammu dan Kashmir yang diduduki India, serta meningkatnya Islamofobia di Eropa. Delegasi menuntut penghentian kekerasan, pengakuan hak penentuan nasib sendiri Palestina, intervensi internasional efektif di Sudan, dan akhir dari kebijakan diskriminatif.
Delegasi juga menegaskan kembali dukungan bagi hak penentuan nasib sendiri rakyat Kashmir dan menyerukan akhir dari Islamofobia di Eropa. KAMMI percaya bahwa kepemimpinan muda Muslim yang kuat dan bersatu adalah kunci untuk mengembalikan kemuliaan umat.
International Leadership Summit 2025 ini menegaskan kembali komitmennya untuk memberdayakan pemuda dan pelajar Muslim untuk mengembalikan kemuliaan umat melalui kesatuan, pengetahuan, penelitian, dan upaya yang didedikasikan. Dengan mengikuti ajaran Islam, kemajuan intelektual, keterlibatan praktis, dan perjuangan kolektif melawan ketidakadilan, dunia Muslim dapat mengembalikan tempatnya yang sah sebagai sumber bimbingan, perdamaian, dan kemajuan bagi seluruh umat manusia.
KAMMI berharap hasil diskusi ini dapat menjadi inspirasi bagi pemuda dan pelajar Muslim di seluruh dunia untuk terus berjuang demi kebenaran dan keadilan.






