JAKARTA – Bidang Hubungan Luar Negeri (HLN) Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI), bersama Bidang Keumatan dan Rumah KAMMI Peduli (RKP), melakukan kunjungan silaturahmi kelembagaan ke kantor World Assembly of Muslim Youth (WAMY) Indonesia di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (20/12).
Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melakukan pembaruan (renewal) posisi KAMMI sebagai bagian dari keanggotaan WAMY di Indonesia. Sinergi ini diharapkan mampu membangun kolaborasi strategis di bidang kepemudaan, keumatan, hingga aksi tanggap bencana.
Rombongan PP KAMMI dipimpin langsung oleh Ketua Bidang HLN, Ridwan, didampingi oleh Sanny Slamet S (Bidang Keumatan), Ahmad Randi (Sekbid RKP), serta M. Kamal Ramadhan (Bidang HLN). Kehadiran mereka disambut hangat oleh Direktur WAMY Indonesia, Ustadz Aang Suandi.
Dalam forum tersebut, Ridwan menegaskan pentingnya kolaborasi antara organisasi kepemudaan Islam dengan para pemangku kepentingan internasional seperti WAMY. Menurutnya, kerja sama ini menjadi kunci agar jangkauan dakwah dan kemanfaatan organisasi dapat tersebar lebih luas dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
“Sebagai organisasi kepemudaan, KAMMI memandang sangat krusial untuk menjalin kemitraan dengan WAMY. Kami ingin memastikan bahwa agenda dakwah dan sosial kami berjalan selaras dengan ekosistem pemuda Muslim global,” ujar Ridwan.
Menanggapi hal tersebut, Ustadz Aang Suandi menekankan pentingnya peran pemuda dalam menghadapi tantangan zaman. Beliau menggarisbawahi bahwa kontribusi pemuda adalah tulang punggung kemajuan bangsa dan agama.
“Silaturahmi adalah kunci. Dengan berjamaah dan bergerak bersama, kesulitan-kesulitan besar akan terasa lebih mudah. Kami menyambut baik semangat PP KAMMI untuk terus berkontribusi bagi umat,” tegas Ustadz Aang.
Selain membahas penguatan keanggotaan, PP KAMMI juga memaparkan rencana agenda besar yang akan dilaksanakan pada awal tahun 2026, yakni Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Muktamar XIV di Maluku. Kedua belah pihak menjajaki peluang kolaborasi dalam program-program konkret yang melibatkan jaringan internasional WAMY.
Sebagai informasi, World Assembly of Muslim Youth (WAMY) merupakan organisasi pendidikan Islam internasional terbesar di dunia yang berfokus pada pelestarian jati diri pemuda Muslim dan pencarian solusi atas tantangan masyarakat modern. Berpusat di Arab Saudi dan memiliki cabang di 31 negara serta berafiliasi dengan 196 organisasi pemuda di lima benua, WAMY aktif menyelenggarakan konferensi, lokakarya edukasi, riset, hingga kamp kepanduan untuk memperkuat nilai-nilai Islam yang moderat dan progresif di kancah global.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan sesi tukar menukar cendramata dan foto bersama sebagai simbol komitmen baru dalam memperkuat peran pemuda Muslim Indonesia di mata dunia.






