Jakarta - Dede Budhyarto dalam sebuah cuitan di akun Twitter pribadinya @kangdede78 pada 23 Oktober 2022  yang mempelesetkan kata "khilafah menjadi khilaf*ck. 

Ia memposting cuitan, “Memilih capres jangan sembrono apalagi memilih Capres yang didukung kelompok radikal yang suka mengkafir-kafirkan, pengasong khilafuck anti Pancasila, gerombolan yg melarang pendirian rumah ibadah minoritas.”

 

Ketua Bidang Keummatan PP KAMMI, Rizky Ramadhan mengkritik keras pernyataan Komisaris PT Pelni tersebut, ia menilai cuitan ini adalah bentuk hancurnya moral dan etika dari seorang pejabat yang menduduki posisi komisaris BUMN."

 

Ketua umum PP KAMMI, Zaky Ahmad Riva'i juga menambahkan, "Dengan keluarnya cuitan Dede yang berdampak melukai umat muslim memberikan bukti bahwa Negara memelihara orang-orang yang tidak memiliki akhlak."

 

"Berbeda itu hal yang wajar, silakan saja berbeda tapi jangan sampai melecehkan ajaran agama lain. Kalau sudah begini jargon BUMN BerAKHLAK adalah omong kosong! " Pungkas Zaky

 

"Orang seperti Dede Budhyarto pantas dipecat dari posisi Komisaris BUMN, dan cuitannya sebagai pejabat publik yang sudah ceroboh melecehkan ajaran Islam pantas diproses hukum." Tutup Zaky


Bagikan :